huruf gerak

Welcome To My Blog - Welcome To My Blog - Welcome To My Blog

Senin, 22 Juni 2015

10 karakter Mortal Kombat yang terbaik

Sebagai salah satu game fighting terbaik di dunia, wajar bila terdapat banyak karakter berkualitas dalam Mortal Kombat.  Permainan yang pertama kali dirilis pada tahun1992 ini tidak hanya menawarkan pertarungan yang brutal dan penuh darah, namun juga jalan cerita dari setiap karakter yang cukup menarik untuk diikuti.

Nah, kira-kira, siapa sajakah karakter petarung terbaik dalam game Mortal Kombat?  Topik inilah yang akan menjadi bahasan utama dalam Wikugame kali ini.  Tanpa perlu berpanjang lebar lagi, berikut daftar rankingnya:


10.  Kitana


Berusia lebih dari 10.000 tahun, Kitana adalah salah satu petarung wanita paling populer di dunia video game.  Wajah cantiknya tersembunyi di balik topeng berwarna biru.  Kostum dengan warna yang senada dengan topengnya juga cukup terbuka dan membuat para gamersedikit penasaran terhadap tokoh petarung yang satu ini.

Kitana tak hanya bertarung dengan tangan kosong, namun terkedang menggunakan kipas berukuran raksasa.  Ia mengikuti turnamen Mortal Kombat untuk membalaskan dendam pribadi sekaligus mengungkap misteri masa lalunya.


9.  Jax


Karakter ini dianggap menjadi salah satu petarung terbaik setelah para desainer merevisi ulang penampilannya.  Pada awalnya, Jax nampak seperti petarung yang sangat biasa sekali, tampil tanpa kostum atasan dan celana lateks, layaknya seorang pegulat kelas tiga dari kontes WWE.  Namun, dalam serial selanjutnya ia mengalami perubahan yang cukup drastis.

Perubahan tersebut diberikan dalam bentuk bionic arms atau lengan robot yang membuatnya mampu menghasilkan fatality yang lebih mematikan.  Jax membentuk tim bersama Sonya Blade untuk mencegah invasi tokoh antagonis Kahn dalam menguasai dunia.


8.  Baraka


Bentuknya yang sangat berbeda dari wujud manusia biasa saja sudah membuat Baraka menjadi karakter yang sangat menarik.  Petarung yang satu ini berasal dari ras Tarkatan, semacam ras spesial yang dilatih khusus untuk menjadi seorang petarung.  Di sepasang tangannya, Baraka secara permanen menancapkan dua buah pedang yang panjang dan lancip.

Tak hanya itu, Baraka juga mempunyai serangan energi tenaga dalam yang membuatnya cukup unggul dalam pertempuran jarak jauh.  Pada periode awal Mortal Kombat, karakter ini hanya ditampilkan sebagai anak buah Shao Kahn sebelum mendapatkan jalan cerita sendiri.


7.  Sonya Blade


Sonya adalah satu dari sedikit karakter wanita Mortal Kombat yang tergolong memiiki penampilan normal.  Ia digambarkan sebagai seorang gadis barat berambut pirang yang tergabung dalam sebuah pasukan militer khusus.  Sonya memiliki skill beladiri di atas rata-rata yang membuatnya cukup percaya diri untuk bertarung dalam arena Mortal Kombat.

Sonya juga merupakan salah satu petarung paling populer dalam game ini.  Ia hampir selalu muncul dalam setiap serial Mortal Kombat.  Belakangan ini, desain karakternya dibuat lebih hot dengan memberikan kostum yang mengekspos bagian-bagian tertentu tubuh sang petarung.



6.  Kung Lao


Tak hanya di video game, karakter yang satu ini juga sangat populer di versi layar lebar dariMortal Kombat.  Kung Lao digambarkan sebagai sosok petarung berdarah oriental dan selalu mengenakan topi lebar berwarna hitam.  Dari segi kekuatan, ia mungkin bisa dianggap sebagai salah satu petarung terkuat dalam game Mortal Kombat.

Yang membuat Kung Lao cukup bersinar adalah gerakan fatality-nya yang sangat mematikan dan terkesan sadis.  Walaupun ia memiliki profesi sebagai seorang pacifist (duta perdamaian), ia tak segan-segan memenggal kepala musuhnya di atas arena pertarungan.


5.  Reptile


Satu lagi ras non-manusia yang dianggap sebagai salah satu tokoh terbaik dari Mortal Kombat.  Sesuai dengan namanya, Reptile memiliki kulit berwarna hijau dan bersisik menyerupai ular.  Karakter yang satu ini juga termasuk sebagai tokoh rahasia yang sangat sulit didapatkan dalam edisi pertama game Mortal Kombat.

Dari segi kekuatan, Reptile mempunyai gaya bertarung yang merupakan gabungan antara Scorpion dan Sub-Zero.  Fatality yang dimilikinya cukup mematikan, dan ditambah dengan desain yang menarik, karakter ini dengan sangat cepat mampu menarik perhatian fans.


4.  Raiden


Nama "Raiden" berasal dari dewa petir dalam legenda Jepang.  Sama seperti nama yang disandangnya, Raiden memiliki unsur petir dan listrik yang bisa ia gunakan dalam pertarungan untuk mengalahkan musuh-musuhnya.  Ia adalah karakter yang sudah ada sejak serial pertama Mortal Kombat dan hampir selalu muncul dalam setiap game serial ini.

Raiden digambarkan sebagai sesosok petarung yang berkepribadian buruk, egois, dan terlalu percaya diri.  Ia tampil dengan kostum petarung tradisional, mengenakan semacam caping lebar di atas kepalanya.  Karakter ini merupakan salah satu yang paling ditakuti dalam game Mortal Kombat.


3.  Scorpion


Tak ada yang lebih menakutkan daripada sesosok zombie yang bisa bertarung dan menguasai jurus-jurus rahasia ninja.  Scorpion adalah mayat hidup yang bangkit kembali dari kubur dan berniat untuk menuntu balas pada karakter Sub-Zero.  Setelah kematiannya, Scorpion terbukti menjadi sebuah mesin tempur yang lebih mematikan daripada saat ia masih hidup.

Scorpion sangat ditakuti karena karakter ini tidak lagi mengenal rasa sakit.  Untuk membunuhnya, tak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali menghancurkan kepalanya.  Hal ini sama sekali tidaklah mudah, karena Scorpion menguasai dasar-dasar ilmu ninja yang membuatnya sangat cepat, lincah, dan sukar ditaklukkan.  Karakter inilah yang dianggap membawa kontribusi besar dan membuat Mortal Kombat menjadi salah satu game fighting terbaik di dunia.


2.  Liu Kang


Liu Kang adalah tokoh protagonis utama dalam serial Mortal Kombat, layaknya Ryu dalamStreet Fighter dan Jin Kazama dalam Tekken.  Sebagai tokoh utama, kemampuan bertarung Liu Kang tak perlu diragukan lagi.  Kemampuannya yang sangat tinggi inilah yang membawanya mampu menjadi juara dalam edisi pertama Mortal Kombat.

Salah satu gerakan fatality paling terkenal dari Liu Kang adalah kemampuannya menembakkan bola-bola api dari tangan, dan disusul dengan gerakan memenggal kepala lawannya dengan tangan kosong.  Benar-benar sadis dan sangat mematikan.


1.  Sub-Zero


Walaupun Liu Kang adalah protagonis utama dalam Mortal Kombat, Sub-Zero adalah sosok karakter yang dianggap sebagai ikon utama dalam serial ini.  Sosok ninja berkostum biru tersebut adalah petarung pertama yang diciptakan dalam franchise Mortal Kombat dan selalu ditampilkan sejak saat itu, tak hanya di video game namun juga di versi layar lebar.

Sub-Zero adalah seorang ninja yang berasal dari Cina.  Ada rumor yang mengatakan bahwa Sub-Zero sebenarnya diperankan oleh dua orang yang berbeda, apalagi setelah karakter ini tiba-tiba muncul lagi setelah sebelumnya sudah dibunuh oleh Scorpion.  Yang jelas, dari segi desain, kekuatan, dan popularitas, Sub-Zero sangat pantas untuk disebut sebagai karakter terbaik dalam serial Mortal Kombat.

Mortal Kombat

Mortal Kombat adalah franchise video game awalnya dikembangkan oleh Midway Games 'Chicago studio pada tahun 1992. Setelah kebangkrutan Midway, tim pengembangan Mortal Kombat diakuisisi oleh Warner Brothers dan berubah menjadi NetherRealm Studios. Warner Bros Interactive Entertainment saat ini memiliki hak seri dan reboot itu pada tahun 2011.

Perkembangan game pertama awalnya didasarkan pada gagasan bahwa Ed Boon dan John Tobias memiliki pembuatan video game yang dibintangi Jean-Claude Van Damme, tetapi sebagai ide yang jatuh melalui, game fighting fantasi bertema berjudul Mortal Kombat diciptakan bukan . Game asli telah melahirkan banyak sekuel dan telah berputar off menjadi beberapa game action-adventure, film (animasi dan live-action dengan sekuel sendiri), dan serial televisi (animasi dan live-action). Lain spin-off termasuk seri buku komik, permainan kartu dan tur live-action. Seiring dengan Capcom Street Fighter, Mortal Kombat telah menjadi salah satu waralaba pertempuran paling sukses dalam sejarah video game.


Serial ini dikenal untuk tingkat tinggi kekerasan berdarah, termasuk, terutama, Kematian nya (bergerak finishing, membutuhkan urutan input tombol untuk melakukan). The Kematian, sebagian, menyebabkan penciptaan dari sistem rating video game ESRB. Nama seri itu sendiri juga dikenal untuk menggunakan huruf "K" di tempat "C" untuk suara C keras, sehingga sengaja salah mengeja kata "pertempuran", serta kata lain dengan suara keras dalam game C kemudian di seri. Awal permainan dalam seri yang terutama terkenal karena sprite digital realistis (yang dibedakan dari tangan ditarik sprite sezaman ') dan ekstensif menggunakan palet swapping untuk membuat karakter baru.


Sabtu, 16 Mei 2015

AKSESORIS GITAR

Walaupun gitar sudah dapat dimainkan tanpa alat-alat berikut, namun penggunaan berbagai aksesoris dapat dipakai untuk mempermudah dalam memegang dan memainkan gitar.

Sunting

Strap gitar digunakan untuk menggantung gitar melalui bahu, agar bisa bermain gitar sambil berdiri dengan mudah. Strap berbetuk secarik kain dengan penebalan kulit sintetis di kedua ujungnya, dimana panjangnya dapat diatur untuk menyesuaikan posisi favorit dari pemain gitar tersebut.
Gitar memiliki beragam jenis perlengkapan untuk memasangkan strap. Perlengkapan paling umum adalah menggunakan pin strap, yang berupa silinder logam yang ditancapkan ke gitar menggunakan sekrup. Secara umum, dua buah pin strap selalu terdapat pada semua gitar elektrik dan banyak gitar akustik. Pin strap oleh sebagian orang lalu diganti dengan strap berpengunci (strap locks) yang dapat menghubungkan gitar dan strap dengan lebih aman.
Pin strap bawah biasanya terletak di bagian dasar badan gitar. Sedangkan pin strap atas umumnya terletak di sekitar ujung atas dari badan gitar, dengan posisi tepatnya yang berbeda-beda. Posisi paling umum adalah di lengkungan badan atas gitar, di ujung dariupper horn ataupun di sambungan leher gitar (heel). Beberapa gitar elektrik, terutama gitar dengan bentuk badan yang aneh, memiliki pin strap yang dipasang di bagian belakang badan gitar, baik salah satu pin maupun keduanya. Terdapat pula pin starp atas yang dipasang di bagian kepala gitar.
Beberapa gitar akustik hanya memilik satu pin strap, yaitu di dasar badan gitar. Untuk itu ujung strap lainnya harus diikatkan ke kepala gitar. Namun, beberapa gitar akustik dibuat tanpa pin strap sama sekali.
Beragam contoh plektrum
Plektrum (atau biasa disebut pick) adalah sepotong kecil material keras yang umumnya dipegang dengan jempol dan telunjuk dan digunakan untuk memetik dan membunyikan senar. Plektrum secara umum lebih sering digunakan untuk permainan gitar elektrik. Walaupun bahan utama pembuat plektrum adalah plastik, terdapat pula plektrum dari bahan lain, seperti tulang, kayu, logam, ataupun tempurung kura-kura. Tempurung kura-kura adalah bahan yang paling sering digunakan pada era awal pembuatan plektrum. Tetapi seiring dengan kura-kura yang terancam punah dan menjadi hewan dilindungi, tempurung kura-kura tidak lagi digunakan sebagai bahan pembuat plektrum.
Bentuk dan ukuran plektrum sangatlah beragam. Ukuran plektrum bervariasi mulai dari plektrum kecil untuk jazz hingga plektrum besar untuk bass. Ketebalan plektrum juga memengaruhi penggunaannya. Plektrum yang lebih tipis (antara 0,2 sampai 0,5 mm) biasanya digunakan untuk permainan rhythm, sedangkan plektrum yang lebih tebal (antara 0,7 hingga 1,5+ mm) biasanya digunakan untuk permainan melodi.
Suara gitar khas ala Billy Gibbons disebut-sebut dikarenakan ia menggunakan koin Amerika atau koin Meksiko sebagai plektrum. Hal serupa terjadi pada Brian May yang menggunakan koin Inggris sebagai plektrum. Lain halnya dengan David Persons yang dikenal menggunakan plektrum dari kartu kredit usang yang dipotong dengan ukuran yang tepat

KONSTRUKSI GITAR



Tubuh gitar terdiri dari tiga bagian utama yaitu kepala, leher dan badan. Pada bagian kepala terdapat mesin penala dawai. Dawai gitar yang berjumlah enam utas masing-masing diikatkan pada enam buah pasak yang merupakan bagian dari mesin penala. Bagian leher terdapat di antara kepala dan badan. Bagian muka leher yang masuk hingga kira-kira seperempat papan muka dari badan gitar, merupakan papan jari yang memiliki 19 pembatas dari logam yang dikenal dengan sebutan fret. Fungsinya adalah untuk memproduksi tingkat ketinggian nada yang berbeda dengan jalan menempatkan jari-jari pada ruang-ruang di antara logam-logam fret. Bagian badan gitar berfungsi sebagai tabung resonator untuk memperbesar bunyi yang dihasilkan oleh getaran dawai. Papan muka pada badan gitar yang bahan kayunya lebih tipis dibanding papan belakang dan samping, disebut juga sebagai papan suara. Pada papan suara terdapat lobang suara untuk mengeluarkan hasil produksi bunyi. Pada dasarnya bunyi gitar dihasilkan oleh getaran dawai-dawai yang terentang di antara batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara kepala dan leher (disebut nut) dengan gading pembatas (disebut bridge) pada pangkal pengikat dawai di atas papan suara (disebut base).

JENIS GITAR


Gitar Elektrik

adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup. Pick upElektromagnetik menangkap dan mengubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suaramelelui medium kabel atau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara. Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitupickup kumparan tunggal (single coil) danpickup kumparan ganda (double coil atauhumbucker), dimana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body). Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.
Beberapa model gitar elektrik menggunakanpickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagaitransduser untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernama hybrid guitars.

JENIS GITAR


Gitar Akustik

memiliki bagian badan yang berlubang (hollow body) dan dapat menghasilkan suara yang relatif cukup keras tanpa penguatan elektrik. Bunyi dari gitar akustik dihasilkan dari getaran senar yang mengalir antara tulang leher (nut) dengan jembatan (brigde) yang kemudian diperkuat oleh bagian badan gitar yang bertindak sebagai lubang resonansi.
Lubang resonansi pada umumnya berupa lubang berbentuk lingkaran terletak di tengah badan gitar. Tapi sesuai perkembangan zaman dan tuntutan estetika lubang resonansi tidak hanya berbentuk lingkaran, tapi juga bisa berupa kaligrafi seperti yang diperkenalkan oleh CC Guitar dengan Calligraphy Series yang mengambil karakter kanji (China, Japan).
Terdapat beberapa subkategori dari pengelompokan gitar akustik, diantaranya:
  • Gitar senar-nilon, termasuk gitar klasikdan gitar flamenco
  • Gitar senar-baja, termasuk gitar puncak-datar dan gitar folk
  • Gitar archtop
  • Gitar duabelas-senar
Pengelompokan gitar akustik juga memasukkan gitar akustik yang memiliki tingkatan jangkauan nada yang berbeda, seperti gitar bass akustik yang memiliki setem yang sama dengan gitar bass elektrik.

SEJARAH GITAR


Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.
Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, dimana banyakreplika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut / benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas vasYunani Kuno yang bercorak. Greek Stringsmungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.